Kontributor

Minggu, 03 Januari 2010

Cinta Lebih Rumit Dari Rumus Matematika yang Paling Sulit


Kenapa orang ngga ada yang bisa bikin rumus cinta?.. Yah mungkin itu karena ngga ada satu orangpun yang bisa ngelogikain yang namanya cinta.. Kalo ada rumusnya mungkin enstein atau ilmuan siapa lah namanya udah nemuin rumus ini dari dulu, dan saat ini tinggal kita praktekan saja. Tapi kenyataanya sampe saat ini kita terus berspekulasi untuk hal yang satu ini... Probabilitasnya juga sangat tidak bisa diprediksi..




" rada ngga nyambung sama di atas "



Saya percaya akan ada kehidupan setelah kita berpulang ke sisi sang pencipat kita. Kehidupan yang temponya kekal dan tidak mungkin lagi berpulang untuk kedua kalinya. Dalam kitab yang saya yakini, kita akan terlahir kembali dalam keadaan yang muda, dan ketika orang itu mempunyai banyak dosa maka dia akan dicuci dengan mesin cuci di neraka, berapa lamanya, ya tergantung banyak kotoran yang dibuat selama didunia. Tapi suatu saat ketika kita sudah bersih, maka kita akan pindah ke surga.. ( jadi ceramah AGAMA)



Yang sebenarnya ingin saya bahas adalah ada yang pernah bilang bahwa sebenrnya jodoh kita yang ada didunia belum tentu jodoh kita nanti di masa yang akan datang itu. Mungkin saja istri kita saat ini bukan juga jodoh kita di alam sana nanti.. Bahkan ada orang yang tidak mendapatkan jodoh didunia tetapi diyakini bahwa orang tersebut mempunyai jodoh di alam nanti... percaya ngga percaya. Tapi ya itu mungkin saja terjadi... Semua itu mungkin terjadi.



balik ketopik awal... ceramahnya selesai.......



Sebenernya apa ya kompenen yang menyusun cinta itu... Hmmm kalo menurut hemat saya( beuh kata2nya) yang menyusun cinta adalah:

1. Rasa sayang

2. Rasa saling memiliki

3. Rasa saling memahami

4. Rasa sedih

5. Rasa bahagia

6. Rasa cemas

7. Dan rasa-rasa yang lain (stroberi, anggur, melon..hahahha mulai ngaco)



dan kenapa cinta itu ngga bisa dibikin rumus matematikanya, ya kita ambil aja satu komponen diatas... RASA SAYANG.. ini paling susah diukur.. Gimana coba cara ngukurnya?. Jadi kalo ada pertanyaan " kenapa kamu sayang sama saya?" atau " kamu sayang ngga sama saya?".. nah itu pasti susah dijawab, karena rasa sayang itu bukan untuk diucapkan dengan kata-kata.. Tapi kalo kata saya, rasa sayang itu lebih untuk ditunjukan dalam sebuah perbuatan bukan hanya dituangkan dalam kata-kata..



Jadi intinya.. terkadang cinta itu membingungkan, Menyakitkan, Menyenangkan, menyedihkan...

Nano-nano lah... "rame rasanya"

Minggu, 30 Agustus 2009

my life according to blink 182


Using only song names from ONE ARTIST, cleverly answer these questions. Pass it on to at least 15 people and include me. You can't use the band I used. Try not to repeat a song title. It's a lot harder than you think! Re-post as "my life according to (band name)"



Pick Your Artist:
Blink 182




Are you male or female?
Story of A Lonely Guy


Describe Yourself:
All The Small Things

How do you feel:
Please Take Me Home


Describe where you currently live:
The Rock Show

If you could go anywhere, where would you go:
Family Reunion


Your favorite form of transportation:
Roller Coaster


Your best friend is:
Alien Exist


What is life to you:
Violence


Your fear:
First Date


What is the best advice you have to give:
What's My Age Again

How I would like to die:
Obvious


My Motto: What My Age Again


Rabu, 05 Agustus 2009

30 songs u can't live without

You  are supposed to write down 30 songs you cannot live without. You know, the ones you can listen to over and over and never get tired of. They don't have to be in any particular order. These are the songs that make you laugh, cry, think of an old friend, whatever the reason.

1. Blink 182 - The Rock Show
2. Green Day - Time of Your Life
3. Blink 182 - All the Small Things
4. Green Day - Basketcase
5. New Found Glory - My Friends Over You
6. Blink 182 - Not Now
7. The Beatles - And I Love Her
8. Blink 182 - Always
9. Netral - Cinta Gila
10. Vertical Horizon - Best I Ever Had
11. Daniel Powter - Bad Day
12. Netral - Waa. .lah!!
13. New Found Glory - It's Not Your Fault
14. Green Day - When I Come Around
15. SUM 41 - In Too Deep
16. SUM 41 - Fat Lip
17. Sheila On 7 - Pria Kesepian
18. Sheila On 7 - Terima Kasih Bijaksana
19. Sheila On 7 - Saat Aku Lanjut Usia
20. All Time Low - The Beach
21. Foo Fighters - Learn To Fly
22. Foo Fighters - Next Year
23. Foo Fighters - My Hero
24. U2 - Sunday Bloody Sunday
25. All Time Low - Jasey Rae
26. We The Kings - Skyway Avenue
27. Mongolian Chop Squad - Slip Out
28. Mongolian Chop Squad - Face
29. Mongolian Chop Squad - I've Got A Feeling (The Beatles Cover)
30. Mbah Surip - Tak Gendong ^^

Minggu, 12 Juli 2009

Pesaing & Persaingan

Saya masih ingat perasaan tidak nyaman ketika tahu ada laki-laki lain yang juga menyukai perempuan yang sama. Awalnya pasti muncul rasa kesal. Kenapa harus dia juga? Kenapa tidak cari perempuan lain saja sih? Bukankah di kampus ini masih banyak mahasiswi lain yang bisa didekati?

Tapi hidup memang suka bercanda.

Biasanya perempuan yang kita sukai juga disukai orang lain.

Dan semakin banyak yang menyukainya, biasanya semakin besar kemungkinan dia memang perempuan yang menarik.

Lama-kelamaan saya sadar bahwa pesaing bukanlah lawan.

Dia cuma orang lain yang kebetulan melihat hal yang sama dengan yang saya lihat.

Dia melihat senyum yang sama.

Dia mendengar suara yang sama.

Dia merasakan nyaman yang mungkin juga saya rasakan.

Kalau dipikir-pikir, itu bukan kesalahan dia.

Saya juga mungkin akan melakukan hal yang sama kalau berada di posisinya.

Masalahnya logika seperti itu sering kalah oleh ego.

Melihat dia ngobrol berdua dengan perempuan yang kita suka rasanya seperti melihat tim lawan mencetak gol di menit ke-90. Hati langsung panas, kepala penuh prasangka, dan mendadak semua skenario buruk muncul bersamaan.

Apalagi kalau dia terlihat lebih dekat.

Lebih sering ngobrol.

Lebih sering muncul.

Rasanya seperti menjadi pendukung Manchester United di final Liga Champions 1999, tetapi versi terbalik. Bedanya, kalau pendukung Bayern München saat itu masih sempat berharap trofi sudah di depan mata lalu semuanya hilang dalam hitungan menit, kita justru merasa sedang memegang trofi itu dalam khayalan sendiri, lalu tiba-tiba melihat papan skor berubah tanpa bisa berbuat apa-apa.

Padahal kenyataannya pertandingan bahkan belum dimulai.

Belum tentu dia menyukai laki-laki itu.

Belum tentu mereka punya hubungan khusus.

Belum tentu kita kalah.

Tapi otak mahasiswa yang sedang jatuh cinta memang sering bekerja lebih liar 

Melihat dia muncul di kolom komentar Facebook saja sudah cukup membuat berbagai teori konspirasi lahir. Melihat dia mengantar pulang, rasanya seperti kebobolan gol injury time. Padahal bisa jadi mereka cuma kebetulan satu arah.

Begitulah cinta waktu masih kuliah.